Home > artikel > सिस्टम informasi

सिस्टम informasi


LANDASAN TEORI

2.1 Pengolahan Data
Dalam kehidupan sehari-hari data dapat digunakan sebagai bahan untuk diskusi, pengambilan keputusan, perhitungan, dan pengukuran. Data tidak selalu dalam bentuk kumpulan huruf, kata atau kalimat, tetapi bisa juga dalam bentuk suara, gambar diam dan bergerak baik dalam bentuk 2 dimensi maupun 3 dimensi.
Banyak ahli mengemukakan pendapatnya mengenai definisi atau pengertian data. Beberapa diantaranya merumuskan definisi data sebagai berikut :
“Data adalah fakta atau apapun yang dapat digunakan sebagai input untuk menghasilkan informasi.” (Azhar Susanto, 1999: 37)

“Data adalah fakta atau angka yang sedang tidak digunakan pada proses keputusan dan biasanya berbentuk catatan historis yang dicatat dan diarsipkan tanpa maksud untuk segera diambil kembali untuk pengambilan keputusan.”(Robert G. Murdick, 1991: 6)

Dari beberapa definisi data diatas, dapat disimpulkan pengertian pengolahan data, yaitu :
“Manipulasi dari data ke bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti berupa suatu informasi.” [3] (Sulistiani, 2003: 9)

Tujuan utama dari pengolahan data ialah untuk mengubah suatu input (masukan) data menjadi output (keluaran) yang berupa suatu informasi.

2.2 Pengertian Sistem Informasi
2.2.1 Sistem
“Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.” (Jogianto HM, 1991:1)

Sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi dan bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut adalah :
1. Batasan Sistem adalah daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan yang lain atau dengan lingkungan luarnya.
2. Penghubung Sistem adalah media penghubung antara suatu sistem dengan sistem lainnya yang dalam gambaran sistem ditunjukan dengan garis panah.
3. Masukan Sistem (Input) adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem, bisa berupa program, data lewat keyboard ataupun signal input.
4. Keluaran Sistem (Output) adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi suatu keluaran berupa informasi atau data dan sisa pembuangan seperti panas.
5. Pengolah Sistem adalah bagian dari sistem yang mengolah masukan menjadi keluaran.
6. Sasaran sistem adalah tujuan (goal) atau sasaran (objective) dari sistem tesebut.

Kualitas dari sistem tergantung dari tiga hal, yaitu :
1. Akurat yaitu informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak menyesatkan.
2. Tepat waktu yaitu informasi yang datang kepada penerima tidak boleh terlambat.
3. Relevan yaitu informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakaiannya.

2.2.2 Informasi
Informasi adalah faktor terpenting dalam sistem untuk pengambilan suatu keputusan. Definisi dari informasi adalah :
“Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.”(Jogianto HM, 1991: 6)

2.2.3 Sistem Informasi
Jadi, pengertian dari sistem informasi adalah :
“Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan data harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.” (Robert A. Leitch dan K. Roscoe davis, Accounting Information System, 1983).

2.3 Database dan DBMS (Database Management System )
Pengertian dari database adalah :
“Kumpulan dari data yang berhubungan satu dengan yang lainnya yang tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.”(Jogianto HM, 1991)

Database perlu disimpan untuk keperluan informasi lebih lanjut dan database perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Database diakses dan dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak yang disebut DBMS (Database Management System).
Pada program aplikasi ini digunakan Database Desktop (DBD) sebagai databasenya. Adapun sekilas tentang pengertian Database Desktop itu sendiri adalah, software yang disertakan bersamaan dengan Delphi yang dapat digunakan untuk membuat database, biasanya standalone. Format database yang banyak dibuat oleh DBD adalah Paradox dan dBase, format Paradox lebih disukai oleh Programer. Versi terakhir DBD sampai saat ini adalah versi 7.0 yang hadir sejak Delphi versi 2 dan tidak pernah di-update oleh Borland karena semakin berkembangnya database client/server yang peng-akses-annya menggunakan SQL (Structured Query Language).
Di dalam Delphi, database (berisi table-tabel) yang dibuat dengan Databse Desktop, diakses melalui Borland Database Engine (BDE), komponen khusus yang bertanggungjawab terhadap koneksi database.

2.4 Pengembangan Sistem Informasi
Untuk perancangan sistem informasi ini, penulis menggunakan model Waterfall atau Linear Sequential Model. Pada model ini digunakan beberapa tahap yang meliputi :

1. Perumusan masalah (Problem Definition)
Suatu permasalahan yang hendak dipecahkan haruslah dirumuskan melalui aktivitas-aktivitas antara lain, yaitu pengumpulan data, analisis masukan, proses, dan keluaran sistem.
2. Studi kelayakan (Feasibility Study)
Studi kelayakan adalah suatu aktivitas yang bertujuan untuk menilai pantas tidaknya sebuah sistem untuk diterapkan atau dikembangkan dalam sebuah organisasi, yang dilaksanakan setelah perumusan masalah.
3. Analisis dan perancangan (Analysis and Design)
Analisis adalah proses logika yang bertujuan untuk mendefinisikan masalah yang timbul serta menentukan secara langsung penyelesaian dari permasalahan tersebut.
4. Penerapan (Implementation)
Pada tahap penerapan ini, dilakukan pengujian, bila sudah tidak ada lagi kesalahan, sistem tersebut akan diuji pada suatu kondisi terkendali, baru kemudian di jalankan bersama-sama dengan sistem yang telah ada.
Untuk lebih jelasnya penggunaan model ini akan di perlihatkan pada gambar dibawah ini :
Problem Definition
Feasibility Study
Analysis and Design
Implementation
Gbr 2.1 Model Waterfall atau Linear Sequential

2.5 Alat Pengembangan Sistem
Alat-alat pengembangan sistem yang berbentuk diagram atau bagan diantaranya adalah sebagai berikut :
Diagram Konteks (Context Diagram)
Diagram konteks merupakan suatu alat yang digunakan untuk menggambarkan aliran data dan interaksi dalam sistem secara umum.
Diagram Alir Data (Data Flow Diagram)
Dalam DFD ini menggambarkan komponen-komponen sebuah sistem, aliran-aliran data di antara komponen-komponen tersebut, asal, tujuan, dan penyimpanan dari data tersebut.
Diagram Relasi Entitas (Entity Relationship Diagram)
Diagram relasi entitas merupakan penggambaran secara sistematis komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi. Adapun macam- macam hubungan relasi adalah sebagai berikut :
·
1
1satu ke satu (one to one),
digambarkan dengan :
·
1
Nsatu ke banyak (one to many),
digambarkan dengan :
·
N
Nbanyak ke banyak (many to many),
digambarkan dengan :
Tujuan utama dari pembuatan Entity Relationship Diagram (ERD) adalah untuk menunjukan himpunan entitas apa saja yang ingin dilibatkan dalam sebuah basis data dan bagaimana hubungan yang terjadi diantara objek-objek tersebut.
Bagan Alir Dokumen (Flowmap)
Bagan alir dokumen berisi kegiatan-kegiatan manual dan kegiatan-kegiatan komputer, menampilkan kegiatan-kegiatan logis dan kegiatan-kegiatan fisik dari siapa, apa, bagaimana, dan dimana proses-proses informasi dan proses-proses operasi terjadi.
Kamus Data (Data Dictionary)
Kamus data adalah tempat penyimpanan definisi dari aliran-aliran data, file-file, dan proses-proses dalam sebuah sistem informasi (Sidharta, 1995 :115). Kamus data tersebut didefinisikan dengan menggunakan notasi yang umum digunakan dalam menganalisa sistem dengan menggunakan sejumlah simbol (Husni Iskandar Pohan dan Kusnassriyanto Saiful Bakri, Pengantar Perancangan Sistem, Erlangga, 1997). Contoh simbol-simbol kamus data dibuat dalam tabel berikut :
Tabel 2.1 Simbol Kamus Data
No
Simbol
Keterangan
1
=
Terdiri dari
2
+
Dan
3
( )
Opsional (boleh ada boleh tidak)
4
{ }
Iterasi atau pengulangan
5
@
Atribut kunci/key field
6
**
Komentar
7
[ ]
Memilih salah satu dari sejumlah alternatif
8

Pemisah sejumlah alternatif pilihan diantara symbol [ ]

2.6 Barang Masuk dan Barang Keluar
Dalam kegiatan sehari-hari PT. Persada Nusantara menerima dan mengeluarkan barang dari atau ke luar PT. Persada Nusantara. Barang tersebut terbagi atas 2 jenis, yaitu :
Barang Masuk yaitu barang yang berasal dari luar PT. Persada Nusantara.
Barang Keluar yaitu barang yang dikirimkan ke luar PT. Persada Nusantara.

2.7 Metode Pengarsipan dan Akses
Pengarsipan dan akses adalah :
“Cara untuk membentuk suatu arsip atau file dan cara pencarian record-recordnya kembali.”(Dewi Handayani, 2001:1)

Sistem berkas dan akses adalah :
“Sistem pengorganisasian, pengelolaan dan penyimpanan data.”(Dewi Handayani, 2001:1)

Pengarsipan dan akses pada sebuah program aplikasi secara spesifik meliputi :
Insert : Menyisipkan data baru atau tambahan ke dalam tumpukan data lama.
Up-Date : Mengubah data lama dengan data baru, perubahan bisa sebagian atau keseluruhan.
Reorganisasi : Penyusunan kembali record-record dari file (kalaupun data di reorganisasi data tidak ditambah atau dikurangi).
Penyimpanan file pada program aplikasi ini dilakukan dengan cara berurutan dimana record-recordnya direkam menurut urutan tertentu.
Pengaksesan file pada program aplikasi ini dilakukan dengan menggunakan metode file sekuensial berindeks dimana record-record ditelusuri secara berurutan (sekuensial) untuk mendapatkan record yang dicari.

2.8 Sekilas Mengenai Delphi
Delphi adalah software buatan Borland yang sangat populer. Berbeda dengan software pada Windows umumnya, Delphi bukanlah software aplikasi seperti MS Office atau permainan game. Delphi adalah sebuah bahasa pemrograman, Development Language, aplikasi untuk membuat aplikasi. Delphi dibuat untuk membangun aplikasi Windows, aplikasi grafis, bahkan aplikasi jaringan (client/server) dan berbasis internet. Delphi juga memberikan aplikasi visual seperti Visual Basic.
Kelebihan Delphi dibanding program aplikasi lain adalah produktifitas. Memakai Delphi adalah cara yang paling sederhana untuk membangun aplikasi berbasis Windows. Produktifitas dari pengembangan perangkat lunak dibagi menjadi 5 bagian atribut penting, yaitu :

Kualitas lingkungan pengembangan visual
Kecepatan compiler dibandingkan dengan kompleksitasnya
Kekuatan bahasa pemrograman dibanding dengan kompleksitasnya
Fleksibilitas arsitektur basis data
· Pola desain dan pemakaian yang diwujudkan oleh frameworknya
Singkatnya, Delphi merupakan perpaduan teknologi pemrograman terkini, lingkungan terpadu / Integrated Development Environment (IDE) dan kekuatan tampilan komponen / visual component library (VCL)।

sumber:lupa

Categories: artikel
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: